Setelah tahun lalu menapaki tangga demi tangga dengan harapan mencapai keseimbangan, kini kami sampai pada sebuah titik yang tidak kami anggap sebagai puncak. Sepuluh tahun ini bukanlah garis akhir, melainkan titik balik. Di tengah lanskap sinema yang tak menentu, ruang-ruang kolektif yang terus tergerus, dan mahasiswa yang kian dibungkam suaranya—perayaan tidak bisa hanya jadi pesta. Ia harus menjadi sikap. Oleh karena itu, SAT #10 mengangkat tema “Gumregah”—sebuah kata dalam bahasa Jawa yang bermakna bangkit dan kembali bergerak. Gumregah bukan sekadar ajakan untuk melanjutkan, tetapi seruan untuk melawan. Melawan rasa cukup atas apa yang telah dicapai. Gumregah hadir sebagai bentuk respon atas kondisi yang carut-marut. Ia bukan sekadar simbol kebangkitan, tapi semangat untuk menjaga ruang bersama, menyuarakan keresahan, dan menciptakan sinema yang berpihak. Sinema yang lahir dari bawah—dari keresahan yang nyata.
TEMA
SEGMENTASI
TUJUAN
KONSEP
Main Program adalah rangkaian pemutaran utama dalam gelaran Sinema Akhir Tahun. Tahun ini, program pemutaran terdiri atas Layar Umum, Layar Pembuka, Layar Sesawangan, Layar Kolaborasi, dan Layar Spesial.
SELENGKAPNYAFringe Program adalah program alternatif pelengkap Sinema Akhir Tahun, mencakup pemutaran maupun non-pemutaran seperti seminar, hiburan, atau bincang komunitas. Program ini hadir tidak hanya saat main event, tetapi juga pre-event untuk menjangkau komunitas dan audiens di daerah Kota Surakarta.
SELENGKAPNYA